Penemuan Kasus Aktif Kusta pada Anak Sekolah SMP/SMA 04 Agu 2026 , puskes tanjung raman, IT Puskesmas Tanjung Raman

Penemuan Kasus Aktif Kusta pada Anak Sekolah SMP/SMA

Prabumulih- Pada hari selasa, 04 Agustus 2026 petugas UPTD Puskesmas Tanjung Raman melaksanakan kegiatan Skrining Penemuan kasus aktif kusta (Active Case Finding/ACF). ACF sendiri merupakan metode intensif yang dilakukan petugas kesehatan untuk menjaring penderita kusta baru di masyarakat, guna memutus rantai penularan dan mencegah kecacatan sedini mungkin. 

Strategi dan Metode Penemuan Aktif Kusta

  1. Pemeriksaan Kontak (contact tracing) 
  2. Intensified Case Finding (ICF) yaitu: metode aktif terintegrasi, seperti inovasi "si peta" (skrining penyakit kusta) di puskesmas, untuk menjaring suspek di sekolah atau komunitas.

Dalam hal ini, Petugas UPTD Puskesmas Tanjung Raman melaksanakan skrining penemuan kasus aktif kusta pada anak-anak sekolah SMP dan SMA Tunas Bakti. Pentingnya penemuan dini kasus aktif kusta pada anak sekolah guna untuk mencegah kecacatan karena deteksi lebih awal memungkinkan pengobatan segera, sehingga mengurangi risiko disabilitas permanen. Selain itu juga, memutus penularan karena menemukan dan mengobati penderita aktif sangat penting untuk mencapai target eliminasi kusta. 

Melalui Konferensi Nasional Kusta 2026, Kementerian Kesehatan bersama kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, mitra pembangunan, organisasi masyarakat, serta komunitas penyintas memperkuat komitmen untuk mempercepat eliminasi kusta melalui penemuan kasus aktif, pengobatan tuntas, penghapusan stigma, dan kolaborasi lintas sektor sehingga target eliminasi kusta di Indonesia dapat segera terwujud.



Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)
Beranda
Beranda Beranda Beranda