Penyuluhan dan Pembagian Masker Cegah Dampak Karhutla 27 Agu 2026 , puskes tanjung raman, IT Puskesmas Tanjung Raman

Prabumulih-Pada hari ini (Kamis, 27 Agustus 2026) Tim Promosi Kesehatan UPTD Puskesmas Tanjung Raman melakukan penyuluhan mengenai pencegahan diri dari paparan partikel halus PM 2,5 yang bertebaran di udara dalam asap karhutla yang dapat masuk ke saluran pernapasan dan meningkatkan risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, lansia serta warga dengan riwayat asma dan penyakit paru.
Tim Promosi Kesehatan menghimbau pasien dan pegawai UPTD Puskesmas Tanjung Raman agar menggunakan masker apabila ingin melakukan aktivitas di luar rumah karena partikel udara yang dihasilkan dari pembakaran hutan dengan ukuran kurang dari 2,5 mikrometer sangat berbahaya karena mampu terhirup hingga ke rongga terdalam paru-paru. Paparannya kerap memicu keluhan medis berjenjang, mulai dari iritasi mata, tenggorokan gatal, sesak napas hingga memperburuk kondisi penyakit paru kronis. Sehingga ditekankan pada masyarakat untuk menggunakan masker sebagai garis pertahanan pertama yang paling mudah diakses.
Pemerintah juga mendorong warga untuk rutin memeriksa indeks kualitas udara secara mandiri melalui berbagai aplikasi resmi. Pemantauan ini krusial agar masyarakat dapat mengambil keputusan tepat sebelum beraktivitas di luar rumah.
Tulis Komentar